Pelantikan Pejabat Eselon II Hasil Job Fit, Bupati Luwu Utara Tekankan Pentingnya Penyegaran Organisasi

IMG-20260218-WA0079-1536x1156

MASAMBA.Esposmedia.com – Bupati Luwu Utara Andi Abdullah Rahim melantik sejumlah pejabat tinggi pratama setingkat Eselon II pada Rabu, 18 Februari 2026, di Aula Lagaligo Kantor Bupati Masamba. Pelantikan ini merupakan hasil dari proses Job Fit yang telah dilaksanakan Pemerintah Daerah Luwu Utara beberapa waktu sebelumnya di Makassar.

Pelantikan Pejabat Eselon II Berdasarkan Hasil Job Fit
Dalam upacara tersebut, sejumlah pejabat dirotasi dan diangkat ke posisi baru sebagai bagian dari penyegaran dan penyesuaian organisasi. Andi Abdullah Rahim menegaskan bahwa mutasi ini adalah langkah strategis untuk meningkatkan kinerja pemerintahan daerah.

“Pelantikan ini adalah hal yang biasa dalam organisasi, salah satunya adalah penyegaran dan penyesuaian,” jelas Bupati Luwu Utara saat ditemui usai pelantikan.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa mutasi ini merupakan bagian dari hasil Job Fit yang dilaksanakan oleh Pemda Luwu Utara beberapa waktu lalu.

Daftar Pejabat yang Dilantik dan Jabatan Baru Mereka
Beberapa pejabat yang dilantik antara lain H. Agunawan yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan KB kini diangkat menjadi Kepala Pelaksana BPBD. Baharuddin Nurdin yang sebelumnya Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah kini menjabat Asisten I.

Muchtar Jaya yang sebelumnya Kepala Inspektorat diangkat menjadi Staf Ahli, sementara Drs Zaenal yang sebelumnya Kepala Perpustakaan dan Arsip kini juga menjadi Staf Ahli. H. Akram Risa diangkat sebagai Kepala Dinas P2K UKM dan Andi Zulkarnaen menjadi Kepala Dinas Kominfo.

Ary Setiawan, yang sebelumnya Kepala Dinas Sosial, dilantik menjadi Kasat Pol PP dan Damkar. Ednan Yuni Rum yang sebelumnya Kasat Pol PP kini menjadi Sekretaris DPRD Luwu Utara. Jumal Syair Lussa dilantik sebagai Kepala BKDD Luwu Utara, sedangkan Arief Palallo yang sebelumnya Kepala BKDD diangkat menjadi Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja.

You cannot copy content of this page