Lestarikan Budaya Dan Mengangkat Potensi Wisata, Pemda Akan Minum Kopi Secara Serentak di Lapangan Kondosapata
MAMASA, Esposmedia_ Pemerintah Daerah( Pemda) Mamasa, akan melakukan kegiatan minum kopi secara serentak dengan memakai Cangkir Bambu (Suke) dengan peserta terbanyak pada tanggal 17/08/26 mendatang.
Langkah itu, merupakan sebuah kesyukuran atas diraihnya Sertifikat IG Kopi Mamasa, kegiatan ini tidak hanya menghadirkan kebersamaan dan kegembiraan masyarakat, tetapi juga memiliki makna penting dalam memperkenalkan, melestarikan, dan mengangkat kembali nilai-nilai budaya lokal Kabupaten Mamasa.
Penggunaan cangkir bambu atau (Suke) dalam kegiatan ini menjadi simbol kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun.
“Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak untuk kembali mengenal dan mencintai produk serta tradisi lokal yang menjadi bagian dari identitas budaya Mamasa,” Ujar Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga, Arvin Ital Putra.
Kegiatan minum kopi secara serentak lanjut dia, bertujuan untuk mempromosikan kopi sebagai salah satu potensi unggulan daerah, untuk meningkatkan harga jual dan produksi kopi.
” Ini sekaligus memperkenalkan Kabupaten Mamasa sebagai daerah yang memiliki kekayaan budaya, tradisi, alam, dan produk lokal yang layak untuk dikembangkan sebagai daya tarik pariwisata,” Katanya lagi.
Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM, petani kopi, pengrajin bambu, pelaku usaha kuliner, serta masyarakat lokal.
“Semakin dikenal budaya dan produk lokal Mamasa, diharapkan semakin meningkat omset pelaku usaha.
Pemilihan konsep peserta terbanyak juga menjadi bagian dari upaya membangun semangat kebersamaan dan gotong royong masyarakat, sekaligus menciptakan momentum promosi daerah yang dapat menarik perhatian masyarakat luas dan media,” Lanjut Arvin Putra.
Lebih dari sekadar kegiatan minum kopi, kegiatan ini diharapkan menjadi gerakan bersama untuk melestarikan budaya, memperkuat identitas daerah, mempromosikan potensi pariwisata, serta mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan UMKM di Kabupaten Mamasa.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat menunjukkan bahwa kopi, budaya, bambu, dan kebersamaan dapat menjadi kekuatan dalam memperkenalkan Mamasa kepada Indonesia bahkan dunia.
“Dari Suke dan secangkir kopi, kita rawat budaya, kita kuatkan kebersamaan, kita promosikan Mamasa.” Pungkasnya**






