Semarak HUT ke-27 Luwu Utara, Ratusan Peserta Ikuti Seminar Kebudayaan, Bupati Tekankan Pentingnya Melestarikan Budaya
LUWU UTARA.Esposmedia – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Luwu Utara semakin semarak dengan digelarnya Seminar Kebudayaan yang berlangsung di Aula Lagaligo Kantor Bupati Luwu Utara, Kamis (23/4).
Seminar tersebut diikuti ratusan peserta dari berbagai unsur, mulai dari Forkopimda, organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh adat, tokoh masyarakat, budayawan, mahasiswa, pelajar, hingga perwakilan organisasi kemasyarakatan di Luwu Utara. Kehadiran ratusan peserta ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap pelestarian budaya daerah.
Ketua panitia, Andi Sarifah, menyampaikan seminar ini bertujuan untuk memperkuat kecintaan masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap budaya lokal. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk merumuskan strategi pelestarian budaya di era digital, mengidentifikasi potensi kearifan lokal yang strategis, serta mendorong pemberdayaan masyarakat berbasis budaya guna meningkatkan perekonomian daerah.
“Seminar ini diharapkan mampu memperkuat identitas budaya lokal sebagai daya tarik wisata dan investasi, sekaligus menghasilkan rekomendasi kebijakan bagi pemerintah daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, menekankan pentingnya budaya sebagai fondasi pembangunan daerah. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga, merawat, dan mengembangkan budaya lokal agar tetap hidup dan mampu bersaing di tengah arus globalisasi.
Menurutnya, kekayaan budaya yang dimiliki Luwu Utara tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi jika dikelola secara optimal.
“Budaya adalah jati diri kita. Jika dijaga dan dikembangkan dengan baik, budaya bisa menjadi kekuatan besar dalam membangun daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Melalui seminar ini, Pemerintah Kabupaten Luwu Utara berharap lahir gagasan dan rekomendasi konkret dalam upaya pelestarian dan pengembangan budaya daerah, sekaligus menjadikannya sebagai salah satu motor penggerak pembangunan di Luwu Utara






