Bupati Paparkan Upaya Penanganan Banjir Dalam Seminar Penanggulangan Banjir Luwu Utara

322d1bb6-eb5a-4b57-87c9-0dcd8e73f4f4

LUWU UTARA.esposmedia,– Bupati Luwu Utara Andi Abdullah Rahim menghadiri seminar Nasional penanggulangan bencana banjir di Kabupaten Luwu Utara, kegiatan yang berlangsung di Aula Lagaligo Kantor Bupati Luwu Utara Rabu, 13/05/2026 tersebut dibuka oleh.

Dalam Berbagai Acaranya Bupati Luwu Utara menyampaikan Sebagai pemerintah daerah kita memiliki batasan yang sangat terbatas untuk menangani permasalahan banjir ini karena sungai ini adalah kewenangannya di pemerintah pusat

“Pemerintah daerah dengan kewenangan dan keterbatasan anggaran harus mampu merangkul semua pihak agar dapat mengatasi permasalahan banjir ini.” Ujarnya

Andi Rahim juga menyampaikan saya menganggap seminar ini merupakan ruang bagi kita semua untuk bisa berkontribusi terhadap apa yang bisa menjadi persoalan yang telah kita ketahui bersama.

“Apa yang menjadi potensi di Luwu Utara ini bisa menjadi nol ketika banjir ini tidak bisa kita atasi, apapun yang kita tambah tanam atau kita lakukan di wilayah banjir ini tidak akan berhasil kalau kita tidak mengatasi masalah banjirnya” orang nomor satu di Luwu Utara ini

Bupati Luwu Utara juga menyampaikan kita punya harapan ketika wilayah-wilayah banjir ini dapat kita atasi, potensi-potensi yang ada di wilayah banjir ini bisa kita optimalkan kembali untuk bisa menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat kita untuk membawa kesejahteraan.

“Saya berharap melalui seminar ini bisa secara konferensif memberikan kita gambaran dan solusi dan saya berharap beliau yang hadir secara langsung maupun melalui zoom mempunyai kompetensi yang tepat untuk bisa memberikan solusi bagi kita di Luwu Utara”. Tambah Bupati Luwu Utara.

Sementara itu mewakil Gubernur Sulawesi Selatan Kepala dinas bina marga dan bina konstruksi Provinsi Sulsel Ir. H. Andi Ihsan ST, MM dalam berbagai penyampaiannya Kabupaten Luwu Utara merupakan daerah yang memiliki potensi sumber daya alam yang besar potensi tersebut dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan ekonomi seperti perkebunan pertanian tanaman pangan peternakan perikanan dan lainnya Namun di sisi lain juga memiliki tingkat kerawanan terhadap bencana banjir yang cukup tinggi.

“Pengalaman bencana yang pernah terjadi menjadi pelajaran berharga bahwa penanggulangan bencana tidak dapat dilakukan secara parsial melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh pihak” tambahnya.

Andi Ihsan juga menyampaikan melalui seminar nasional ini dengan tujuan untuk mempertemukan para pemangku kepentingan dan kalangan ahli untuk memberikan pandangan dan masukan terhadap masalah dan cara penanganan banjir dan dampaknya.

“Pemerintah provinsi Sulawesi Selatan terus mendorong penguatan sistem penanggulangan bencana melalui peningkatan kapasitas BPBD pembangunan infrastruktur operator banjir rehabilitasi daerah aliran sungai hingga penguatan literasi kebencanaan di tengah masyarakat” tambah Andi Ihsan.

You cannot copy content of this page